21 April 2026

Get In Touch

"Rawa Mbojo," Warnai Halalbihalal Masyarakat Bima Jawa Timur

Warga Bima, Nusa Tenggara Barat yang ada di Jawa Timur menggelar Halalbihalal, Ahad (19/4/2026)
Warga Bima, Nusa Tenggara Barat yang ada di Jawa Timur menggelar Halalbihalal, Ahad (19/4/2026)

SURABAYA (Lentera) -Warga Bima, Nusa Tenggara Barat, yang ada di Jawa Timur, Ahad kemarin (19/4/2026) gelar acara Halalbihalal.

Acara yang dikemas oleh anak-anak muda itu, cukup menarik.

"Rawa Mbojo (lagu Bima), sebagai ciri khas "dou Mbojo" (orang Bima), juga ditampilkan.

Ada juga pantun. Saling sahut-sahutan. Juga dengan bahasa Bima. Yang membuat suasana kian marak.

Rasanya, meski berada di kota Pahlawan Surabaya, namun, seperti tengah berada di kampung halaman. Nunjauh di sana.

Panitia pun, mengenakan seragam ala Bima. Sarung nggoli, tenunan Bima, dililit di perutnya. Seperti khas Bugis. Yang budayanya sama dengan masyarakat Bima.

Maklum kedua daerah tersebut memiliki silsilah yang sama. Terutama dalam penyiaran Islam dulu.

Ada lagi hal menarik. Sebelum ada Handphone, untuk pengumpulan dana, panitia harus mendatangi rumah-rumah tokoh masyarakat Bima di Surabaya.

Sebut saja, Ahmad Amin, karyawan Bea Cukai, saat itu. Achmad B. Baluch, tokoh PDI, Syafriddin, tokoh PPP, yang juga anggota DPRD Surabaya. Djamil, pengusaha, H Said, juga pengusaha expedisi. Mansyur Ta'amin, ayahanda Laksma TNI dr Imam, pamen polisi, dan lain-lain. 

Hampir semuanya sudah almarhum.

Sekarang cukup melalui WA. Uang mengalir sensiri masuk rekening panitia. Terkumpul lebih dari Rp 50 juta.
Nilai sumbangan pun, beda. Kalau dulu hitung puluhan ribu rupiah per-orang. Sekarang banyak yang sumbang hitung jutaan rupiah.

"Sekarang eranya sudah beda. Kebersamaan anak-anak muda sudah luar biasa," kata Drs Anwar, tokoh penggerak dalam acara tersebut.

"Saya sangat salut pada panitia. Bisa selenggarakan acara yang mewah seperti ini. Di hotel pula," puji Dr Abdul Salam SH MKum, ketua Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Bima, Jawa Timur.

Ia hadir dan berpidato pada acara di Hotel Khas Surabaya, pagi kemarin.

Abdul Hamid SH M.Kn. ketua panitia, juga tak habis-habisnya berterima kasih kepada para donatur, yang menyisihkan sebagian rejekinya.

"Tanpa dukungan masyarakat Bima, Surabaya, kami tidak bisa berbuat banyak," tutur notaris muda yang energik itu (*)

Penulis: Nasaruddin Ismail, Wartawan Senior|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.