07 April 2026

Get In Touch

Perang Iran Picu Kenaikan Biaya Kosmetik, Industri Mulai Waswas

Toko kosmetik KIKO di Milan, Italia. (REUTERS)
Toko kosmetik KIKO di Milan, Italia. (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Perang yang berkecamuk di Iran mulai memicu kenaikan biaya kosmetik secara global, membuat pelaku industri waswas karena beban produksi dan distribusi yang terus meningkat.

Laporan Reuters menyebutkan, perusahaan kosmetik menjadi salah satu sektor yang paling khawatir terhadap dampak tidak langsung dari konflik tersebut. Kenaikan harga energi dinilai berimbas luas, mulai dari produksi wadah plastik hingga distribusi produk ke berbagai negara.

CEO grup kosmetik Italia Kiko, Simone Dominici, mengungkapkan perusahaannya mulai merasakan tekanan biaya akibat situasi tersebut. Ia menyebutkan, kenaikan biaya dipicu oleh inflasi harga energi yang turut memperlambat proses pengiriman barang.

"Kami mulai melihat kenaikan biaya yang didorong oleh inflasi harga energi, yang diperparah oleh keterlambatan pengiriman," ujar Dominici, melansir Bloomber, Selasa (7/4/2026).

Ia memperkirakan, tambahan biaya logistik yang harus ditanggung Kiko sepanjang tahun ini mencapai sekitar 1,5 juta euro atau setara US$1,7 juta.

Gangguan rantai pasok juga diperparah oleh tersendatnya arus kontainer di kawasan Timur Tengah. Banyak kontainer dilaporkan tertahan, sehingga menyebabkan kelangkaan unit pengiriman dan memperlambat distribusi barang secara global.

"Dengan banyaknya kontainer yang tertahan di Timur Tengah, ketersediaan kontainer menjadi lebih terbatas dan barang tidak dapat dipindahkan secara efisien," lanjut Dominici.

Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komponen penting seperti bahan kimia dan kemasan. Sebagian besar komponen tersebut selama ini dipasok dari kawasan Timur Jauh, yang kini ikut terdampak oleh gangguan logistik global.

Di sisi lain, produsen kemasan kosmetik juga mulai mengambil langkah antisipatif. Yonwoo, perusahaan pemasok wadah untuk L’Oreal dan sejumlah brand K-beauty, mengaku tengah berupaya mengamankan pasokan resin plastik.

Editor:Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.