07 April 2026

Get In Touch

Gunung Dukono Sehari Meletus 76 Kali, Masyarakat Diimbau Pakai Masker

Petugas Gunung Api mencatat 76 kali letusan di Gunung Dukono hingga, Selasa (7/4/2026). (foto:ist/Ant/PGA Dukono)
Petugas Gunung Api mencatat 76 kali letusan di Gunung Dukono hingga, Selasa (7/4/2026). (foto:ist/Ant/PGA Dukono)

TERNATE (Lentera) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mencatat selama periode 6 April 2026 telah terjadi letusan sebanyak 76 kali di Gunung Dukono.

"Asap kawah condong ke arah barat laut, dengan tinggi kolom abu dari 800 meter hingga sampai 1.400 meter di atas puncak gunung," kata Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangan diterima Antara di Ternate dikutip, Selasa (7/4/2026).

Dia menjelaskan, asap kawah Gunung Dukono teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal.

"Untuk jumlah kegempaan letusan 76, amplitudo 6-34 mm, durasi 19,33-90,65 detik. Sedangkan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-6 mm (dominan 4 mm)," ungkapnya.

Sementara untuk cuaca masih cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 27-31 derajat Celsius dan kelembaban udara 61-90 persen dengan volume curah hujan 2 mm per hari.

Dia mengatakan, saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut (mdpl) itu berada pada Level II atau Waspada.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan, diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius empat kilometer.

"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap," tandasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.