07 April 2026

Get In Touch

Bertambah 3.407, Jumlah Pemilih di Kota Malang Capai 677 Ribu Orang

Komisioner KPU Kota Malang, Nur El Fathi (tengah). (foto:KPU Kota Malang)
Komisioner KPU Kota Malang, Nur El Fathi (tengah). (foto:KPU Kota Malang)

MALANG (Lentera) -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mencatat, pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026, total pemilih mencapai 677.336 orang. Naik 3.407 pemilih dibandingkan triwulan VI 2025.

"Dibandingkan triwulan VI 2025, PDPB pada triwulan I 2026 jumlah pemilih mengalami peningkatan sebesar 3.407 pemilih," ujar Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Malang, Nur El Fathi, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, kenaikan jumlah pemilih tersebut menjadi indikator dinamisnya pergerakan penduduk di Kota Malang, baik karena faktor usia pemilih pemula maupun perpindahan domisili.

Dirincinya, terdapat 7.956 pemilih baru yang tercatat dalam pemutakhiran kali ini. Mereka berasal dari dua kategori utama, yakni warga yang baru berusia 17 tahun serta masyarakat yang pindah domisili masuk ke Kota Malang.

Dari jumlah tersebut, pemilih potensial baru yang meliputi pemilih pemula dan pensiunan TNI/Polri mencapai 4.601 orang. Sementara itu, warga yang pindah masuk ke Kota Malang tercatat sebanyak 3.346 orang. Selain itu, terdapat sembilan data tambahan yang berasal dari saran perbaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Di sisi lain, KPU juga mencatat adanya 4.549 pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti meninggal dunia, pindah domisili keluar daerah, hingga perubahan status pekerjaan menjadi anggota TNI atau Polri.

"Biasanya karena meninggal dunia, pindah keluar kota, atau perubahan status menjadi TNI/Polri, misalnya diterima di Akmil, Akpol, atau sekolah calon bintara," jelas El Fathi.

Dijelaskannya, sebaran pemilih di Kota Malang masih didominasi oleh wilayah Kecamatan Kedungkandang dengan jumlah 163.054 pemilih. Rinciannya, 80.683 pemilih laki-laki dan 82.371 pemilih perempuan.

Disusul Kecamatan Sukun dengan total 157.559 pemilih, terdiri dari 77.475 laki-laki dan 80.084 perempuan. Kemudian Kecamatan Blimbing sebanyak 146.910 pemilih, dengan komposisi 71.471 laki-laki dan 75.439 perempuan.

Sementara itu, Kecamatan Lowokwaru mencatatkan 131.222 pemilih, yang terdiri dari 63.741 laki-laki dan 67.481 perempuan. Adapun jumlah pemilih paling sedikit berada di Kecamatan Klojen dengan total 78.591 pemilih, yakni 37.778 laki-laki dan 40.813 perempuan.

Secara keseluruhan, menurutnya pemilih perempuan masih mendominasi komposisi daftar pemilih di Kota Malang. Pada triwulan I 2026, jumlah pemilih perempuan mencapai 346.188 orang, lebih tinggi dibandingkan pemilih laki-laki yang berjumlah 331.148 orang.

Jika dibandingkan dengan triwulan VI 2025, tren dominasi pemilih perempuan juga tetap terlihat. Saat itu, jumlah pemilih perempuan tercatat 344.512 orang, sedangkan laki-laki sebanyak 329.417 orang.

Reporter:Santi Wahyu|Editor:Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.