02 April 2026

Get In Touch

Tiga Tahun Terakhir, Jumlah Pendatang di DKI Menurun

Ilustrasi - Pemilir berjalan di peron kereta api setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026) -Ant
Ilustrasi - Pemilir berjalan di peron kereta api setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026) -Ant

JAKARTA (Lentera) -Kepala Dinas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan jumlah pendatang baru di Jakarta sejak 25 hingga 30 Maret 2026 telah mencapai 1.000 jiwa.

“Kalau melihat perkembangan hasil Pelayanan Adminduk dari tanggal 25 Maret sampai dengan 30 Maret 2026, sudah mencapai 1.000 Jiwa pendatang baru pascalibur Lebaran 2026,” kata Denny di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Menurut dia, tahun ini, jumlah pendatang ke Jakarta diprediksi mengalami penurunan, dan tren penurunan jumlah pendatang itu sudah terjadi selama tiga tahun terakhir.

Dia menilai penurunan jumlah pendatang ke Jakarta terjadi karena tiga faktor. Pertama, mulai meratanya pertumbuhan ekonomi di daerah.

Saat ini, kata dia, sejumlah wilayah telah memiliki sentra industri yang mampu menyerap tenaga kerja, sehingga masyarakat tidak lagi harus datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Faktor kedua, kata Denny, yaitu perubahan pola pikir masyarakat terhadap Jakarta. Saat Jakarta bertransformasi sebagai ibu kota global, kebutuhan akan kompetensi dan keterampilan semakin tinggi.

Kondisi tersebut dapat membuat calon pendatang menyadari bahwa hidup di Jakarta tidak cukup hanya bermodal nekat, melainkan harus memiliki kemampuan yang memadai agar bisa bertahan.

Faktor ketiga, yakni kesiapan tempat tinggal. Banyak calon pendatang yang belum mengetahui akan tinggal di mana sesampainya di Jakarta.

Mengutip Antara, karena tidak memiliki kepastian tempat tinggal, maka banyak warga daerah memilih untuk menunda kedatangannya ke Jakarta.

Kendati demikian, Denny mengatakan data tersebut masih menunggu perkembangan hingga akhir April 2026.

Dia menjelaskan mulai 1 hingga 29 April 1016, jajaran Dukcapil, baik Suku Dinas Kota atau Kabupaten, Sektor Dukcapil Kecamatan maupun Satuan Pelaksana Dukcapil Kelurahan akan melaksanakan Kegiatan Jemput Bola Pelayanan Adminduk di beberapa RW, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan serta pengurus RT/RW setempat (*)

Editor: Arifin BH

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.