28 March 2026

Get In Touch

JEC Terima 2 Penghargaan di Ajang Healthcare Asia Awards 2026 di Singapura

JEC Eye Hospitals and Clinics menerima dua penghargaan dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026.
JEC Eye Hospitals and Clinics menerima dua penghargaan dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026.

SURABAYA (Lentera)– JEC Eye Hospitals and Clinics berhasil meraih 2 penghargaan bergengsi dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026 yang digelar di Singapura.

Dua penghargaan yang diraih, yakni Clinical Service Initiative of the Year – Indonesia serta Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology) – Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Pengembangan & Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD, pada Kamis (26/3/2026) di Marina Bay Sands, Singapura

“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi JEC, tetapi juga merupakan validasi atas pendekatan kami dalam membangun layanan kesehatan mata yang terstandarisasi, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ucapnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menambahkan, pencapaian tersebut sekaligus memperkuat posisi JEC sebagai salah satu pemimpin layanan kesehatan mata di Indonesia yang konsisten menghadirkan inovasi, standar klinis berkelas internasional, serta layanan yang terintegrasi.

Dijelaskannya, penghargaan Clinical Service Initiative of the Year – Indonesia diberikan atas program Integrated Dry Eye Standardisation and Awareness Programme yang dikembangkan JEC untuk meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan mata kering secara menyeluruh.

Di Indonesia, penyakit mata kering diperkirakan memengaruhi sekitar 27,5 persen populasi atau lebih dari 76 juta orang. Namun, kondisi ini masih sering kurang terdiagnosis dan penanganannya belum konsisten.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, kami menghadirkan pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi publik dengan standardisasi protokol klinis di seluruh jaringan layanan. Program ini juga dilengkapi microsite edukasi serta alat penilaian mandiri berbasis Dry Eye Questionnaire-5 yang memungkinkan skrining gejala secara lebih terstruktur," jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyelenggarakan program observership internasional di Jepang dan Korea Selatan guna memperluas wawasan dokter spesialis mata terhadap pendekatan diagnosis dan terapi terbaru.

"Dalam satu tahun implementasi, program ini berhasil meningkatkan angka diagnosis mata kering rata-rata sebesar 30 persen di seluruh cabang JEC," tambahnya.

Sementara itu, penghargaan Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology) – Indonesia diberikan atas kinerja operasional JEC @ Tambora yang dinilai mampu menghadirkan efisiensi layanan sekaligus kualitas klinis yang terukur.

Klinik ini beroperasi di fasilitas seluas sekitar 500 meter persegi dengan dukungan 11 dokter spesialis mata dan sekitar 30 staf. Sepanjang 2024, JEC @ Tambora mencatat lebih dari 35.000 kunjungan rawat jalan dan melakukan lebih dari 5.000 tindakan operasi, termasuk lebih dari 3.500 prosedur katarak.

"Selama lebih dari empat dekade, JEC terus mengembangkan layanan berbasis subspesialis untuk menjawab kebutuhan pasien yang semakin kompleks. Hingga kini, JEC telah melakukan lebih dari 250.000 operasi katarak serta 150.000 prosedur koreksi refraksi berbasis LASIK dan SMILE," tuturnya.

Prof. Tjahjono menegaskan, pengakuan internasional ini semakin memperkuat komitmen JEC untuk menghadirkan layanan kesehatan mata berstandar global sekaligus memperluas akses layanan di Indonesia.

“Ke depan, JEC akan terus berfokus pada pengembangan inovasi klinis, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta pemanfaatan teknologi medis terkini guna memastikan setiap pasien memperoleh layanan yang aman, efektif, dan berstandar internasional,” tutupnya.

Healthcare Asia Awards sendiri merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada rumah sakit dan institusi layanan kesehatan di Asia yang dinilai mampu menghadirkan inovasi, kualitas klinis, serta dampak nyata bagi masyarakat.

Reporter: Amanah/Editor:Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.