10 March 2026

Get In Touch

Wabup Trenggalek Safari Ramadan di Desa Suruh, Serahkan KTP Elektronik dan Upayakan Perbaikan Infrastruktur Jalan

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Nata Negara (tengah), menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al Jihad saat kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Dusun Panjen, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Selasa (10/3/2026).
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Nata Negara (tengah), menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al Jihad saat kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Dusun Panjen, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Selasa (10/3/2026).

TRENGGALEK (Lentera) – Wakil Bupati (Wabup) Trenggalek, Syah Muhammad Nata Negara melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Jihad, Dusun Panjen, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Selasa (10/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat, menyerahkan KTP elektronik secara simbolis, serta menyampaikan rencana peningkatan anggaran pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek.

Kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah itu turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Trenggalek, Saeroni. Selain bersilaturahmi dengan warga, Wabup Trenggalek yang biasa disapa Mas Syah ini, juga meninjau berbagai layanan yang dibuka untuk masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan secara simbolis Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) kepada warga yang memanfaatkan layanan administrasi kependudukan yang dihadirkan langsung di lokasi kegiatan.

Menurut Mas Syah, kehadiran layanan publik dalam kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari program Makaryo Ning Desa Hebat atau Mening Deh yang bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat desa.

“Ini upaya kami melayani masyarakat dengan mendatangkan pelayanan yang ada di kabupaten agar lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan Makaryo Ning Desa Hebat atau Mening Deh. Kami juga menyadari apa yang kami lakukan masih jauh dari kata memuaskan, sehingga kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” kata Mas Syah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memahami kebutuhan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan. Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.

“Pemerintah daerah sangat mengerti kebutuhan masyarakat saat ini terutama pembangunan infrastruktur jalan. Namun kemampuan anggaran pemerintah daerah memiliki keterbatasan akibat efisiensi anggaran,” ujarnya.

Meski demikian, Mas Syah menegaskan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan. Tahun ini anggaran pembangunan infrastruktur Kabupaten Trenggalek mencapai Rp95 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp60 miliar.

Dengan peningkatan tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek dapat berjalan lebih maksimal dan mampu memenuhi harapan masyarakat.

 

Reporter: Herlambang/Editor: Ais

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.