08 March 2026

Get In Touch

Peserta Seleksi Sepak Bola Banteng Jatim FC U-17 Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar

Peserta Banteng Jatim FC berziarah ke Makam Bung Karno jelang Open Selection di Stadion Soepriadi, Blitar
Peserta Banteng Jatim FC berziarah ke Makam Bung Karno jelang Open Selection di Stadion Soepriadi, Blitar

BLITAR (Lentera) – Peserta seleksi terbuka tim sepak bola Banteng Jatim FC kelompok usia U-17 melakukan ziarah ke makam Soekarno di Makam Bung Karno Kegiatan ini menjadi rangkaian awal sebelum pelaksanaan seleksi pemain muda yang digelar di Blitar, Jawa Timur.

Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, mengatakan bahwa kegiatan ziarah tersebut memiliki makna penting bagi para peserta. Menuruynya, rangkaian itu sebagai bentuk penghormatan kepada proklamator bangsa, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada para pemain muda yang akan mengikuti proses seleksi.

“Kami di sini melakukan ziarah ke makam Bung Karno untuk kembali bersama-sama menghayati perjuangan dari Bapak Proklamator pendiri bangsa, supaya spirit perjuangan beliau dapat kita jiwai bersama, utamanya sportivitas, solidaritas dan nasionalisme,” ungkap Daniel usai dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).

Menurut Daniel yang juga Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim tersebuy, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda. 

Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pemain dalam berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi semangat kebangsaan.

Lebih lanjut, Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan, menyebutkan bahwa seleksi terbuka yang digelar mendapat sambutan luar biasa dari para pemain muda di Jawa Timur.

“Antusiasme luar biasa. Hingga hari ini sudah ada sekitar 1.000 pendaftar,” kata Eri.

Legislator asala Kota Surabaya itu menilai Jawa Timur dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak talenta sepak bola potensial. Hal tersebut terlihat dari kualitas para peserta yang mengikuti proses seleksi.

“Jawa Timur ini merupakan gudang talenta. Para peserta yang mengikuti seleksi ini tidak main-main. Mulai dari posisi penjaga gawang, bek tengah, bek kiri, bek kanan, hingga penyerang semuanya memiliki kemampuan yang luar biasa,” ujarnya.

Eri menambahkan, proses penjaringan pemain dilakukan secara profesional dengan melibatkan pelatih berpengalaman. Para peserta akan melalui sejumlah tahapan penilaian, mulai dari kemampuan teknik, fisik, hingga pemahaman taktik permainan.

Eri menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangandalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui bidang olahraga.

“PDI Perjuangan sebagai partai politik ingin menjadi wadah untuk menjaring talenta muda dalam bidang olahraga. Kami ingin menyediakan ekosistem dan pembinaan bagi mereka,” jelasnya.

Melalui seleksi terbuka ini, manajemen berharap dapat menemukan pemain-pemain muda berbakat yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan dan menjadi tulang punggung tim Banteng Jatim FC U-17.

Selain itu, program pembinaan yang dirancang tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan. 

"Dengan kombinasi pembinaan profesional dan penanaman nilai perjuangan, para pemain muda diharapkan mampu berkembang menjadi atlet yang berprestasi sekaligus memiliki integritas serta rasa cinta tanah air yang kuat," pungkasnya.

Diketahui Ziarah tersebut diikuti oleh panitia, manajemen, serta sejumlah calon peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, antaranya Tulungagung, Kediri, Blitar, hingga Ngawi.

Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.