SURABAYA (Lentera) -PT PLN (Persero) bergerak cepat mengatasi beberapa tiang listrik ambruk akibat reklame roboh yang menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat sore (6/3/2026).
Reklame yang roboh hingga mengenai jaringan dan tiang listrik itu terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.
“PLN gerak cepat dengan menerjunkan personel untuk melakukan pemulihan,” kata Manajer PLN UP3 Surabaya Barat Chyntia Dewi Ariyani di Surabaya, Jumat.
Chyntia menyebutkan sebanyak 63 personel diterjunkan untuk mengamankan tiang dan jaringan listrik terdampak.
Ia menuturkan beberapa pelanggan terdampak padam sehingga PLN melakukan manuver ke penyulang lain.
“Upaya penormalan meliputi lokalisir gardu terdampak, proses rekonstruksi gardu untuk penormalan hingga perbaikan tiang patah yang terdampak,” ujarnya.
PLN pun berharap dukungan penuh masyarakat dan seluruh pihak dalam upaya penormalan ini.
PLN juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.
Kemacetan parah terjadi dari arah Kecamatan Krian menuju Surabaya yang melewati lokasi kejadian di Kecamatan Taman dengan kemacetan baru terurai setelah Bundaran Waru.
Selanjutnya untuk lalu lintas dari Sidoarjo menuju Surabaya, kemacetan terjadi sejak Jalan Raya Buduran Sidoarjo, hingga Bundaran Waru.
Mengutip Antara, kemacetan juga terjadi di sejumlah titik di wilayah Surabaya yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Taman terutama di wilayah Kecamatan Jambangan yakni Jalan Pagesangan arah Taman yang mengalami kemacetan parah.
Akibat tumpukan kendaraan di Kecamatan Jambangan itu, antrean kendaraan mengular hingga ke Jalan Kebonsari Tengah ke arah Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan yang mana kepadatan juga terjadi di Jalan Mastrip menuju Gresik.
Kemacetan juga terlihat di ruas jalan tol menuju exit tol Waru dari Pelabuhan Tanjung Perak (*)
Editor: Arifin BH




.jpg)
