MALANG (Lentera) - Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Malang pada Rabu (4/3/2026) petang hingga malam hari memicu serangkaian kejadian bencana. Mulai dari pohon tumbang, kerusakan atap rumah warga, hingga gangguan akses jalan nasional dan jalur provinsi dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan laporan kejadian masuk secara bertahap dari sejumlah pos lapangan (poslap).
"Kejadian pertama dilaporkan terjadi di Dusun Tangkil, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, sekitar pukul 17.30 WIB. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dahan pohon durian patah dan menimpa rumah milik seorang warga bernama Sardi," ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Disebutnya, akibat kejadian tersebut bagian teras dan ruang tamu rumah mengalami kerusakan. "Saat laporan dibuat, korban bersama keluarga mengungsi sementara. Pembersihan direncanakan dilakukan Kamis pagi," katanya.
Masih di wilayah Kasembon dan Ngantang, Sadono mengatakan, lebih dari 3 pohon dilaporkan tumbang di sepanjang jalur provinsi Ngantang-Kasembon sekitar pukul 18.23 WIB. Pohon-pohon tersebut sempat menutup seluruh dan sebagian bahu jalan.
"Tim Poslap Ngantang bergerak melakukan assessment dan penanganan, dan pada pukul 20.15 WIB jalur dilaporkan sudah dapat dilewati dengan lancar," kata Sadono.
Di waktu yang hampir bersamaan, pohon ceri berdiameter sekitar 15-20 sentimeter tumbang di Jalan Teuku Umar, selatan Pasar Kepanjen, Kecamatan Kepanjen. Pohon tersebut juga sempat menutup akses jalan pasar serta menimpa kabel wifi dan kabel PLN hingga putus.
Setelah penanganan oleh tim TRC BPBD bersama unsur terkait, Sadono menyebut akses jalan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Tak hanya itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan di Desa Gunungsari, Kecamatan Tajinan, tepatnya di Jalan Rampal RT 06 RW 02 sekitar pukul 18.30 WIB. Menurutnya, sebanyak 6 rumah dilaporkan mengalami kerusakan bagian atap, masing-masing milik Kustono (50), Samsul (53), Agus (50), Sukarti (54), Ngatemi, dan Viki (32).
Kerusakan lebih luas terjadi di Dusun Mangir, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan deras disertai angin mengakibatkan 8 rumah di RT 07 dan RT 08 mengalami kerusakan pada bagian teras, atap dapur, atap belakang, hingga dinding dapur.
"Selain itu, satu pohon mangga berdiameter sekitar 30 sentimeter dan tinggi sekitar 10 meter tumbang dan menimpa jaringan kabel induk, sehingga penanganannya menunggu koordinasi dengan pihak PLN," ungkap Sadono.
Sementara itu, di Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Lawang, pohon berdiameter sekitar 30 sentimeter dengan tinggi 4-5 meter tumbang pada pukul 20.05 WIB dan sempat menutup setengah bahu jalan nasional Malang–Surabaya.
"Tim Poslap Singosari melakukan penanganan dan pada pukul 21.30 WIB proses assessment serta evakuasi dinyatakan selesai. Arus lalu lintas kembali normal," katanya.
Masih di Kecamatan Lawang, pohon beringin berdiameter sekitar dua meter dan tinggi 25-30 meter tumbang di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, sekitar pukul 17.50 WIB. Pohon tersebut menimpa 3 rumah warga, masing-masing milik Budi (52), Soeparno (55), dan Sulis Ardian (34).
"Dua keluarga, terpaksa mengungsi ke rumah tetangga karena kondisi atap rumah rusak. Penanganan lanjutan dan kerja bakti bersama masyarakat dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis pagi," katanya.
Laporan terakhir yang diterima BPBD berkaitan dengan kerusakan 1 rumah di RT 14 RW 6 Dusun Wonorejo, Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan 5 lembar atap asbes gelombang rumah milik seorang warga terbang dan rusak.
Sedangkan di Kecamatan Pujon, angin kencang menyebabkan kerusakan 2 rumah di Dusun Bengkaras, Desa Madiredo RT 12 RW 05.
"Hingga laporan dibuat pada pukul 01.00 dan pukul 04.37 WIB, kondisi atap belum tertutup terpal dan warga direncanakan melaksanakan kerja bakti pada Kamis (5/3/2026) pagi hari," kata Sadono.
Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH





.jpg)
