04 March 2026

Get In Touch

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 26,7 Miliar ke Masyarakat Kabupaten Sampang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial di Pendopo Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial di Pendopo Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026)

 

SAMPANG (Lentera) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terus  melanjutkan rangkaian kegiatan Sapa Bansos 2026 dengan menyalurkan bantuan sosial dan tali asih pilar sosial bagi Masyarakat. Kali ini Gubernur Khofifah menyalurkan Rp26,7 miliar pada Masyarakat Kabupaten Sampang yang dilakukan di Pendopo Kabupaten pada Selasa (3/3/2026).

Kehadiran Khofifah disambut hangat oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati H. Abdullah Mansur, serta jajaran Forkopimda dan pilar-pilar sosial se-Kabupaten Sampang. Suasana pendopo tampak meriah dengan kehadiran ratusan penerima manfaat dan petugas lapangan yang antusias menyambut rombongan Pemprov Jatim.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa program bantuan yang dikucurkan Pemprov Jatim terbagi dalam dua kategori utama yaitu Bantalan Sosial dan Bantalan Ekonomi.

"Program seperti KIP Jawara dan pengentasan kemiskinan ekstrem serta zakat produktif adalah bantalan ekonomi. Tujuannya adalah penguatan kemandirian masyarakat. Sedangkan bantuan untuk disabilitas dan lansia bersifat bantalan sosial atau charity," jelas Khofifah.

Mantan Menteri Sosial ini berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi pelengkap kebutuhan sehari-hari, tetapi mampu menguatkan struktur sosial dan mendorong masyarakat untuk berdaya secara finansial.

Dalam acara yang sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, dalam laporannya merinci bahwa total alokasi bantuan untuk Kabupaten Sampang tahun 2026 ini menyentuh angka Rp 26.794.300.000.

"Dari total tersebut, porsi dari Dinas Sosial mencapai Rp 6,8 miliar. Selain itu, terdapat tambahan bantuan dari PAPBD sebelumnya sebesar Rp 2,5 miliar serta program dari Dinas PMD untuk Desa Berdaya, Jatim Puspa, dan BUMDes senilai Rp 939,5 juta," ujar Novi.

Ia juga menekankan bahwa bantuan ini mencakup perlindungan jaminan sosial seperti PKH Plus, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), serta insentif bagi pilar-pilar sosial (Tagana, TKSK, dan Pendamping PKH) yang tetap diberikan secara penuh tanpa potongan.

Strategi "Bantalan" Ekonomi dan Sosial

Ibu Gubernur, Bapak Bupati, kami sampaikan Provinsi Jawa Timur bantuan sosial dialokasikan tahun 2026 sebanyak Bansos Rp160.945.500.000. Tepuk tangan untuk Provinsi Jawa Timur! Dan Bantuan Keuangan Khusus Jatim ada Rp22.305.700.000. Bantuan Keuangan Desa dialokasikan Rp285.437.000.000.

Kunjungan ini juga menyoroti komitmen Pemprov Jatim terhadap pembangunan di Pulau Madura. Khofifah mengungkapkan bahwa investasi di sektor pendidikan sangat masif, di mana terdapat 56 proyek infrastruktur pendidikan di Madura yang baru saja diresmikan dengan total anggaran mencapai Rp 240 miliar.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi Gubernur yang terus konsisten turun ke lapangan meskipun telah memasuki periode kedua kepemimpinan. "Beliau sangat luar biasa, sehari bisa delapan kegiatan di delapan kabupaten/kota meskipun di bulan puasa. Kami berharap kepemimpinan beliau terus membawa kemajuan bagi Jawa Timur dan Madura," tuturnya.

Acara ditutup dengan momen menyentuh saat Gubernur Khofifah membagikan Mushaf Al-Qur'an hadiah dari Atase Kementerian Agama Kerajaan Saudi Arabia kepada para penerima manfaat dan pilar sosial yang telah khatam Al-Qur'an selama tadarus di bulan Ramadan.

"Ini Al-Qur'an istimewa, dicetak langsung di Madinah. Saya ingin ini menjadi penyemangat bagi Bapak dan Ibu sekalian untuk terus menjaga keberkahan di bulan suci ini," pungkas Khofifah sebelum melanjutkan rangkaian kunjungannya. (*)

 

 

Reporter : Lutfi
Editor : Lutfiyu Handi
 

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.