11 February 2026

Get In Touch

Prabowo Desak Pengusaha Ciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja Baru di Berbagai Sektor

President Prabowo Subianto poses for a photo with several entrepreneurs from the Indonesian Employers Association (Apindo) after an audience session at his private residence in Hambalang, Bogor, West Java, on Monday (February 9, 2026). (Antara)
President Prabowo Subianto poses for a photo with several entrepreneurs from the Indonesian Employers Association (Apindo) after an audience session at his private residence in Hambalang, Bogor, West Java, on Monday (February 9, 2026). (Antara)

JAKARTA (Lentera) - Presiden RI, Prabowo Subianto, mendesak pada para pengusaha untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru dari berbagai sektor. Hal itu disampaikan saat menerima perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/2/2026)

Pertemuan tersebut disiarkan oleh Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia melalui akun media sosial resmi presiden pada Selasa (10/2/2026) pagi, berfokus pada arah dan prospek masa depan sektor bisnis Indonesia.

Melansir antara, Presiden Prabowo mendorong para pemimpin bisnis untuk bekerja sama dalam menciptakan lapangan kerja di berbagai industri, mulai dari tekstil, garmen, alas kaki, dan furnitur hingga produksi makanan dan minuman.

Selama audiensi, para pengusaha menyatakan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo, termasuk program pemerintah yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan, menyediakan gizi yang cukup bagi anak-anak, dan memastikan pendidikan berkualitas bagi generasi mendatang.

Perwakilan bisnis juga mendukung kebijakan dan inisiatif Presiden untuk memperkuat industrialisasi Indonesia, menekankan manfaat signifikan yang dapat dibawa oleh langkah-langkah tersebut bagi bangsa.

Beberapa pejabat juga mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Apindo diwakili oleh beberapa anggota dan eksekutif, termasuk Ketua Shinta Widjaja Kamdani dan Ketua Dewan Penasihat Sofjan Wanadi, pendiri dan pemilik Santini Group.

Sebelumnya, Apindo menyatakan menekankan pentingnya kebijakan yang pro-stabilitas untuk menciptakan kepastian bisnis, pro-pertumbuhan untuk membuka peluang dan mendorong ekspansi bisnis, dan pro-rakyat miskin untuk memastikan manfaat pertumbuhan dirasakan secara inklusif di semua lapisan masyarakat.

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025, yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat total angkatan kerja Indonesia sebanyak 155,27 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 147,91 juta jiwa bekerja, sementara 7,35 juta jiwa menganggur.

Jumlah pengangguran menurun sekitar 109 ribu dibandingkan dengan Agustus 2025, sejalan dengan peningkatan 1,37 juta orang yang bekerja pada periode yang sama. (*)

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.