08 February 2026

Get In Touch

Hujan Disertai Angin Kencang Merusak Satu Rumah di Poncokusumo

Satu rumah mengalami kerusakan akibat diterjang hujan disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (6/2/2026) sore. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)
Satu rumah mengalami kerusakan akibat diterjang hujan disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (6/2/2026) sore. (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)

MALANG (Lentera) -Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (6/2/2026) sore.

Dalam peristiwa tersebut 1 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, menyebutkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat cuaca ekstrem melanda kawasan setempat. 

"Rumah milik warga atas nama B. Min Alfi (54) terdampak terjangan angin. Genting rumah korban terlepas dan berserakan. Saat ini kondisi rumah dalam keadaan bocor," ujar Purwoto dalam laporan resminya, Sabtu (7/2/2026).

Purwoto juga memastikan tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan dalam kejadian tersebut. Menurutnya, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut dan berhasil menyelamatkan diri saat musibah terjadi.

Lebih lanjut, dikatakannya informasi kejadian pertama kali diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Malang dari masyarakat pada Sabtu (7/2/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. 

"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera melakukan koordinasi dan bergerak menuju lokasi kejadian," katanya.

Pada pukul 09.45 WIB, Tim Poslap Tumpang bersama personel BPBD Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan identifikasi dampak kerusakan. Kegiatan asesmen tersebut selesai dilaksanakan sekitar pukul 10.20 WIB.

BPBD Kabupaten Malang memperkirakan nilai kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp3 juta.

Sementara itu, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan korban saat ini berupa satu paket sembako dan satu lembar terpal untuk menutup bagian atap rumah yang rusak.

Purwoto menegaskan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, terutama di wilayah rawan terdampak angin kencang dan hujan deras di kawasan Poncokusumo dan sekitarnya.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.