17 January 2026

Get In Touch

Dispendukcapil Surabaya Tegaskan Isu Kebocoran Data Hoaks

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto.
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto.

SURABAYA (Lentera) — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan isu dugaan kebocoran data Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang ramai beredar di media sosial tidak benar. 

Penayangan data tertentu pada laman resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) merupakan bagian dari langkah verifikasi domisili warga, bukan akibat peretasan atau kebocoran sistem.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan data yang ditampilkan di website merupakan data tahun 2024 terkait warga yang keberadaannya belum dapat dipastikan meskipun telah dilakukan upaya penelusuran oleh petugas kelurahan melalui metode jemput bola.

“Data tersebut kami tampilkan agar warga yang bersangkutan dapat mengetahui dan segera datang ke kantor kelurahan untuk mengonfirmasi keberadaannya,” kata Eddy, Jumat (16/1/2026).

Ia menuturkan, hingga Juni 2024, domisili sejumlah warga tersebut memang belum diketahui secara pasti. Karena itu, Pemkot Surabaya mengambil langkah administratif dengan memublikasikan data yang telah melalui proses penyamaran untuk kepentingan klarifikasi dan pembaruan alamat.

Menurut Eddy, verifikasi data domisili menjadi hal yang sangat penting agar berbagai program intervensi Pemerintah Kota Surabaya, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan, dapat tepat sasaran.

“Akurasi data domisili memastikan APBD Kota Surabaya dimanfaatkan oleh warga yang benar-benar tinggal dan beraktivitas di Surabaya,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh data yang ditampilkan telah disensor pada bagian sensitif, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama lengkap.

“Elemen data yang kami publikasikan sudah disamarkan. Hanya warga yang bersangkutan yang dapat mengenali data tersebut. Tujuannya murni untuk klarifikasi dan pembaruan alamat sesuai kondisi faktual di lapangan,” tegas Eddy.

Dispendukcapil Surabaya juga menjamin keamanan data Adminduk seluruh warga Kota Surabaya. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat maupun spekulasi yang berkembang di media sosial.

Tak lupa, ia mengimbau warga yang telah berpindah tempat tinggal namun belum memperbarui data alamat untuk segera melapor ke kantor kelurahan setempat.

“Bagi warga yang sudah pindah tempat tinggal tapi belum melapor, silakan segera datang ke kelurahan. Petugas akan membantu proses pembaruan alamat agar sesuai dengan domisili saat ini,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.