17 January 2026

Get In Touch

Mahasiswa Ubaya Ciptakan Alat Uji Kemurnian BBM Berbasis IoT

(dari kiri) Christabel Audrey Theresya, Evan Nugroho, dan Michael Ong menunjukkan cara pengujian kemurnian BBM menggunakan VeriFuel
(dari kiri) Christabel Audrey Theresya, Evan Nugroho, dan Michael Ong menunjukkan cara pengujian kemurnian BBM menggunakan VeriFuel

SURABAYA (Lentera) – Kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) mendorong tiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) menciptakan inovasi teknologi berupa prototipe alat penguji kemurnian BBM berbasis Internet of Things (IoT).  Perangkat bernama VeriFuel ini memungkinkan memverifikasi kualitas BBM secara cepat, akurat, dan real time.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Evan Nugroho, Christabel Audrey Theresya, dan Michael Ong. Salah satu anggota tim, Christabel Audrey mengatakan, VeriFuel bekerja dengan memanfaatkan dua indikator utama pengukuran, yakni sensor gas dan sensor suhu. Hasil pengukuran ditampilkan secara langsung melalui layar OLED pada perangkat serta terintegrasi dengan aplikasi khusus yang terhubung ke internet.

Menariknya, setiap hasil pengukuran dilengkapi dengan informasi lokasi akurat menggunakan Global Positioning System (GPS) serta penanda waktu. Dengan demikian, data pengujian dapat dipantau secara transparan baik oleh petugas maupun konsumen.

“Ide untuk menciptakan alat ini bermula dari kekhawatiran di kalangan konsumen terkait dugaan penurunan kualitas BBM. Selain itu, belum terdapat metode verifikasi kualitas BBM yang bersifat preventif. Karena itu, dibutuhkan mekanisme verifikasi yang independen seperti yang ditawarkan VeriFuel,” ucapnya, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, proses penggunaan VeriFuel terbilang sederhana dan ringkas. Setelah perangkat dinyalakan, petugas cukup mengisi tabung di bagian bawah perangkat dengan BBM sebanyak 350 hingga 450 mililiter.

Selanjutnya, tabung ditutup agar sensor suhu dan gas dapat bekerja optimal. Dalam waktu sekitar 10 detik, hasil pengukuran akan muncul di layar perangkat dengan indikator kondisi BBM normal atau tidak normal.

Karena terhubung dengan jaringan Wi-Fi, hasil pengukuran secara otomatis tampil pada aplikasi versi petugas dan langsung diunggah ke sistem. "Data tersebut dapat diakses konsumen secara real time melalui aplikasi pengguna, lengkap dengan pelacakan lokasi dan waktu pengujian," jelasnya.

VeriFuel menggunakan daya baterai yang dapat diisi ulang. Dengan desain yang ergonomis dan portabel, perangkat ini dinilai praktis untuk digunakan di berbagai lokasi serta memudahkan penyajian informasi kualitas BBM kepada konsumen.

“VeriFuel merupakan wujud pemberdayaan konsumen dengan menggeser metode reaktif menjadi preventif, yaitu sebelum BBM masuk ke tangki kendaraan. Dengan begitu, potensi kerusakan teknis dan kerugian finansial dapat dihindari,” tuturnya.

Diektahui, inovasi VeriFuel berhasil meraih Juara Tiga Internet of Things Nasional Electro Champion 2025. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.