PALANGKA RAYA (Lentera) -Pertamina diminta memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) agar distribusi BBM berjalan lancar.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, berpendapat ketersediaan stok BBM penting untuk mencegah terjadinya antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).
"Ketersediaan stok juga akan mengurangi risiko kebakaran akibat pelanggaran aturan pengisian serta penyelundupan BBM," papar Tantawi, Selasa (6/1/2026).
Ia melanjutkan, sistem distribusi yang lebih efektif dan pengawasan ketat, harus dilakukan agar penyaluran BBM tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan.
Tantawi mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan Pertamina, terutama menjelang hari besar atau saat mobilitas warga meningkat.
Selain itu Tantawi berharap, Pemkot lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan membuka ruang koordinasi guna mencari solusi jangka panjang.
"Upaya pencegahan antrean dan kebakaran BBM bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan Pertamina, namun masyarakat harus ikut berperan dengan mematuhi aturan dan melaporkan jika mengetahui ada penyimpangan," pungkasnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH





.jpg)
