01 September 2025

Get In Touch

Polres Malang dan Ojol Selenggarakan Sholat Gaib untuk Affan Kurniawan

Polresta Malang Kota bersama para ojol melaksanakan sholat gaib untuk Affan Kurniawan, Sabtu (30/8/2025). (Santi/Lentera)
Polresta Malang Kota bersama para ojol melaksanakan sholat gaib untuk Affan Kurniawan, Sabtu (30/8/2025). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) -Polres Malang bersama sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menyelenggarakan sholat gaib dan doa bersama, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan ormas Muhammadiyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta sejumlah ulama.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025 lalu.

Usai kegiatan itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyampaikan penanganan kasus meninggalnya Affan Kurniawan dilakukan secara transparan oleh Polri. Pihaknya meminta publik tidak meragukan keterbukaan proses hukum yang tengah berlangsung.

"Saya selaku Kapolresta Malang Kota, kepanjangan tangan dari pimpinan kami di Polri, menyampaikan sekali lagi duka cita yang sedalam-dalamnya untuk almarhum Affan Kurniawan," ujar Nanang.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang menewaskan Affan. Menurut Nanang, masyarakat tidak perlu meragukan transparansi Polri dalam menangani kasus tersebut. Disebutkannya, proses pemeriksaan dapat diakses secara terbuka melalui berbagai media.

"Teman-teman tidak usah ragu, pimpinan kami Pak Kapolri bisa dilihat, Alhamdulillah seluruh transparansi mulai dari pemeriksaan semuanya dilivekan di TV. Teman-teman bisa melihat di media-media nasional, media lokal, media TV semuanya," tegasnya.

Nanang menambahkan, tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis (rantis) saat kejadian telah ditahan di tempat khusus untuk menjalani proses pemeriksaan. "Sekali lagi transparansi dari Polri jangan diragukan dan mari kita kawal bersama. Insyaallah, dan jelas, kami selalu mengawal demokrasi dengan humanis," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan komunitas ojol Kota Malang, Puji Waluyo, menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses hingga hasil resmi diumumkan kepada publik. "Kami, teman-teman seluruh ojol siap mengawal terus sampai hasil terbuka diumumkan di publik. Itu tujuan kami," ungkap Puji.

Puji menambahkan, kegiatan doa bersama menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas Kota Malang. "Jangan sampai ada anarkis. Aspirasi boleh disampaikan, anarkis jangan," katanya

Untuk diketahui, Affan Kurniawan (21) merupakan pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat aparat memukul mundur massa di kawasan Pejompongan, Kamis (28/8/2025).

Sejauh ini Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap aparat yang terlibat. Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, mengungkapkan tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis saat kejadian telah ditangkap dan diperiksa.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.